Indeks

Ribuan Penumpang Terdampak, KAI Batalkan Dua Perjalanan KA Siliwangi Akibat Gangguan Lokomotif

SUKABUMISATU.COM, JAKARTA – Sebanyak 1.819 pelanggan terdampak pembatalan dua perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dan Cipatat–Sukabumi pada Minggu (26/7/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan seluruh penumpang berhak memperoleh pengembalian bea tiket sebesar 100 persen tanpa potongan.

Pembatalan tersebut mencakup KA 344 relasi Sukabumi–Cipatat yang mengangkut 1.165 pelanggan serta KA 343 relasi Cipatat–Sukabumi dengan 654 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan keputusan itu diambil setelah ditemukan gangguan teknis pada lokomotif KA 344 sebelum diberangkatkan dari Stasiun Sukabumi sekitar pukul 10.50 WIB.

“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Keputusan pembatalan perjalanan diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keandalan sarana. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI,” ujar Franoto.

Setelah gangguan diketahui, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap lokomotif dan menyiapkan lokomotif pengganti dari Depo Cipinang. Namun, mempertimbangkan waktu kedatangan lokomotif pengganti, kesiapan rangkaian, serta pengaturan perjalanan di lintas Sukabumi–Cipatat, KAI memutuskan membatalkan kedua perjalanan tersebut.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket secara penuh. Proses pengembalian dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal keberangkatan yang tercantum pada tiket.

Meski dua perjalanan dibatalkan, KAI memastikan operasional KA 346 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dengan jadwal keberangkatan pukul 16.45 WIB tetap berjalan normal setelah kesiapan sarana dipastikan memenuhi standar keselamatan.

“Kami memahami pembatalan ini mengganggu rencana perjalanan pelanggan. Petugas kami di lapangan terus memberikan pelayanan, informasi, serta membantu mengarahkan pelanggan menuju alternatif transportasi yang tersedia,” kata Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap sarana dan pelayanan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.

Reporter: Suhendi Soex

Exit mobile version