SUKABUMISATU.com — Keheningan Senin pagi di Kampung Cimahi pecah seketika. Sebuah aroma tidak sedap yang menusuk hidung menuntun seorang warga pada sebuah kenyataan memilukan: sesosok kerangka manusia yang diduga kuat merupakan seorang remaja perempuan, terbujur kaku di tengah sepinya kawasan Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada 13 Juli 2026.
Penemuan ini langsung memicu gelombang kedukaan sekaligus tanda tanya besar bagi warga sekitar. Siapakah dia? Mengapa ia bisa berada di sana hingga sisa-sisa raganya ditemukan dalam kondisi yang amat memprihatinkan?
Kronologi Penemuan: Berawal dari Bau Menyengat
Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi mata melintas di area yang dikenal jarang dijamah oleh warga setempat. Kecurigaan muncul saat tercium bau busuk yang sangat menyengat. Didorong rasa penasaran, saksi kemudian menelusuri sumber bau tersebut ke dalam semak-semak.
Betapa terkejutnya ia saat menemukan pemandangan tragis. Di balik rimbunnya tanaman, terbaring jenazah yang telah membusuk dan hanya menyisakan kerangka, namun pakaian yang dikenakannya masih melekat utuh pada tubuhnya.
Melihat kejadian tersebut, warga segera melapor kepada pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sagaranten. Tak butuh waktu lama, aparat gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Sagaranten, Koramil, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar), Petugas medis Puskesmas Sagaranten dan Perangkat Desa Sagaranten langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Harapan di Tengah Duka dan Sunyinya Lokasi
Kawasan tempat ditemukannya kerangka tersebut memang dikenal sepi. Asep Maulana, salah seorang warga setempat, menuturkan bahwa area tersebut sangat jarang dilalui oleh masyarakat sehari-hari. Hal inilah yang diduga membuat keberadaan korban tidak terdeteksi selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Di balik rasa terkejut warga, ada empati yang mendalam bagi nasib malang sang remaja, serta keluarga yang mungkin saat ini sedang dilanda cemas di luar sana.
“Kami sangat terkejut saat mendengar ada penemuan kerangka manusia di lokasi itu. Mudah-mudahan identitas korban segera diketahui sehingga pihak keluarga bisa mendapatkan kepastian,” ujar Asep dengan nada penuh harap.
Upaya Petugas: Menanti Titik Terang Identitas Korban
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, korban diduga kuat merupakan seorang remaja perempuan. Namun, untuk memastikan identitas serta penyebab pasti kematiannya, kerangka jenazah kini telah dievakuasi ke RSUD Sagaranten guna menjalani proses identifikasi menyeluruh dan autopsi.
Aparat gabungan tidak tinggal diam. Saat ini, koordinasi intensif terus dilakukan demi menguak misteri ini. Danramil, Kapolsek, dan Camat Sagaranten bergerak bersama menyusun langkah penyelidikan.
Penyisiran Informasi: Babinsa bersama pemerintah desa setempat mulai menghimpun data terkait laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya.
Sinyal Darurat ke Desa Tetangga: Informasi penemuan ini sengaja disebarluaskan ke desa-desa sekitar dengan harapan ada titik terang dari pihak keluarga yang merasa kehilangan anak perempuan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, tim medis dan penyidik kepolisian masih bekerja keras di RSUD Sagaranten. Bagi siapa saja yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri remaja perempuan, diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian atau pemerintah desa terdekat. Kepingan identitas sekecil apa pun akan sangat berarti untuk memulangkan sang remaja ke rumah yang semestinya.
Reporter: Arismanto
Editor: Demi Pratama Adiputra
