SUKABUMISATU.COM, Sukaraja – Seorang perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia di aliran air dekat pematang sawah dan kebun di Kampung Jeungjing RT 004/004, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama Ade alias Akung saat mengecek kondisi aliran air yang mengering di tengah musim kemarau. Lokasi penemuan berada di kawasan belakang Kodim 0607/Kota Sukabumi.
Saat memeriksa aliran air, Ade melihat sesosok tubuh perempuan dalam kondisi tersangkut. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan RW setempat sebelum diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja, Polsek Sukaraja, Polres Sukabumi Kota.
Bhabinkamtibmas bersama petugas piket Polsek Sukaraja kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan warga sekitar.
Pada awalnya, identitas perempuan tersebut belum diketahui karena tidak ada warga di sekitar lokasi yang mengenalinya.
Namun, ketika jenazah telah dievakuasi ke dalam kantong jenazah, seorang pria bernama Hendri Suhendri datang dan mengaku memiliki anggota keluarga yang sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.
Hendri kemudian melakukan identifikasi terhadap jenazah. Dari pengenalan wajah, keluarga memastikan perempuan tersebut merupakan Ma’ah, anggota keluarganya yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Ma’ah diketahui telah dinyatakan hilang dan pihak keluarga telah membuat laporan kehilangan orang ke Polres Sukabumi Kota pada Jumat (31/7/2026), atau dua hari sebelum jenazahnya ditemukan.
Berdasarkan keterangan keluarga kepada kepolisian, korban memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan mengalami penurunan daya ingat. Keluarga menyebut korban sebelumnya juga pernah beberapa kali tersesat, namun berhasil ditemukan.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H., Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan luar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga informasi ini diterima, belum terdapat keterangan mengenai penyebab pasti kematian korban. Karena itu, penyebab korban dapat berada di aliran air tersebut juga belum dapat dipastikan.
Reporter: Suhendi Soex
