Indeks

Tumpukan Sampah Liar di Cibadak Ganggu Pemilik Salon, Bau Menyengat hingga Dikeluhkan Pelanggan

SUKABUMISATU.com, Cibadak — Tumpukan sampah yang diduga dibuang sembarangan di kawasan Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan warga karena menimbulkan aroma menyengat. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas pemilik usaha salon, pelanggan, hingga pengguna jalan yang melintas.

Pantauan pada Minggu (11/10/2026), tumpukan sampah terlihat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Bau tidak sedap yang ditimbulkan menjadi persoalan, terutama bagi pelaku usaha yang beraktivitas di dekat lokasi pembuangan sampah tersebut.

Iyos, pemilik salon di sekitar lokasi, mengaku keberadaan tumpukan sampah liar itu sangat mengganggu usahanya. Bahkan, sejumlah pelanggan merasa tidak nyaman ketika hendak datang ke salon akibat aroma sampah yang menyengat.

“Ganggu sekali. Pelanggan yang mau ke salon jadi tidak mau karena bau. Saya juga tidak tahu siapa yang membuang sampah di sini. Setiap hari selalu ada banyak tumpukan sampah,” keluh Iyos.

Menurutnya, sampah di lokasi tersebut memang terkadang diangkut petugas. Namun, pengangkutan biasanya baru dilakukan pada sore hari sehingga tumpukan sampah dan bau tidak sedap masih dirasakan warga sepanjang hari.

Persoalan sampah tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap saluran air, terutama saat musim hujan. Sampah yang menumpuk berpotensi menyumbat saluran drainase dan memicu genangan hingga banjir.

“Kadang ada yang mengangkut, tetapi sore hari. Kalau musim hujan, sampah suka mengganggu saluran air sampai bisa menyebabkan banjir. Bahkan saat tidak hujan pun baunya tetap menyengat,” ungkapnya.

Iyos berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut. Selain mengangkut sampah secara rutin, ia juga meminta adanya pengawasan dan tindakan terhadap pihak yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat.

Ia berharap kawasan tersebut kembali bersih dan nyaman sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas warga, pelaku usaha, maupun pengguna jalan.

Reporter: Suhendi Soex

Exit mobile version