SUKABUMISATU.com, Cidahu — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, menggelar berbagai kegiatan olahraga dan seni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-81 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Selain mempererat solidaritas antarguru, kegiatan tersebut menjadi ajang penjaringan bibit atlet dan talenta seni potensial.
Setelah membuka rangkaian kegiatan melalui pertandingan bulu tangkis di GOR Peto, PGRI Kecamatan Cidahu melanjutkan agenda dengan menggelar perlombaan bola voli di Lapangan Desa Tangkil, Sabtu (17/10/2026).
Perlombaan bola voli kali ini diikuti perwakilan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dan SMK, baik negeri maupun swasta.
Ketua PGRI Kecamatan Cidahu, Asep Awaludin, M.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut melibatkan 12 ranting PGRI dengan partisipasi sekitar 660 guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan perolehan hadiah. Lebih dari itu, momentum peringatan HUT PGRI dan HGN menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi potensi olahraga dan seni yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.
“Karena ini merupakan salah satu hiburan, kami tidak terlalu fokus pada hadiah. Kami lebih mencari bakat, karena ke depannya kami ingin mempersiapkan atlet untuk Porprov di tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan pada 2028,” ujarnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, PGRI Kecamatan Cidahu turut melibatkan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengidentifikasi siswa yang memiliki kemampuan menonjol di bidang olahraga.
Guru-guru yang bertugas sebagai pemandu bakat akan mengamati potensi peserta di masing-masing cabang olahraga. Hasil pengamatan tersebut diharapkan menjadi modal awal untuk mempersiapkan atlet potensial yang dapat mewakili Kecamatan Cidahu dalam kompetisi tingkat kabupaten.
Selain perlombaan olahraga, rangkaian peringatan HUT PGRI dan HGN 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan seni, termasuk sambung lirik dan perlombaan seni lainnya.
Berdasarkan agenda panitia, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga November 2026. Pada 18 November, panitia merencanakan kegiatan jalan santai yang dilanjutkan dengan perlombaan seni, hiburan, serta pembagian doorprize.
Sementara itu, puncak peringatan dijadwalkan pada 21 November 2026 melalui upacara HUT PGRI dan upacara Korpri yang direncanakan berlangsung di Pondokaso Tengah.
Dalam perlombaan tersebut, panitia menyediakan penghargaan bagi peserta yang meraih juara pertama hingga ketiga. Kendati demikian, penyelenggara menegaskan bahwa nilai utama kegiatan bukan terletak pada hadiah, melainkan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan prestasi.
Asep Awaludin menambahkan, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Panitia pun berencana mengundang unsur Forkopimcam untuk turut memeriahkan kegiatan jalan santai pada 18 November mendatang.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh ranting PGRI di Kecamatan Cidahu yang berada dalam kepengurusan periode 2025–2030 semakin solid dan mampu membangun kolaborasi lintas sekolah.
Menurutnya, menyatukan berbagai satuan pendidikan, termasuk sekolah di bawah naungan Kementerian Agama dan sekolah negeri, merupakan langkah penting untuk memperkuat rasa kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap organisasi.
“Harapan kami, kolaborasi antara semua sekolah dan seluruh ranting dapat terjalin dengan baik. Dengan begitu, rasa kebersamaan dan kekompakan semakin kuat,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh anggota PGRI terus menjaga solidaritas dan meningkatkan prestasi, baik di kalangan siswa maupun guru.
“PGRI merupakan organisasi yang sudah lama berdiri. Kami berharap semuanya solid, kompak, dan terus meningkatkan prestasi. Bukan hanya siswanya, tetapi gurunya juga harus memiliki prestasi,” pungkasnya.
