SUKABUMISATU.com, Simpenan – Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan langkah puluhan warga Kampung Ciawi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/10/2026). Dengan jeriken, ember, hingga galon kosong di tangan, mereka berbondong-bondong mendekati kendaraan besar yang tak biasa terparkir di permukiman mereka.
Bukan untuk mengamankan aksi unjuk rasa, mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta Polres Sukabumi kali ini datang menyapa warga dengan misi yang sejuk: membagikan puluhan ribu liter air bersih di tengah derita kekeringan yang melanda.
Bagi warga Ciawi, kehadiran truk taktis berkekuatan semprot tinggi ini menjadi penawar dahaga yang sangat dirindukan. Sumur-sumur warga yang mengering selama beberapa pekan terakhir sempat memaksa mereka memutar otak demi memenuhi kebutuhan mencuci, memasak, hingga air minum harian.
Tampak raut lega dan senyum sumringah terpancar dari wajah para ibu rumah tangga saat gemericik air jernih dari selang besar mobil AWC mulai mengalir memenuhi wadah-wadah plastik yang mereka bawa.
”Alhamdulillah, sangat terbantu. Sudah beberapa minggu ini air sulit sekali. Harus hemat-hemat, bahkan kadang bingung kalau buat masak dan minum. Terima kasih banyak untuk bapak-bapak polisi yang sudah peduli sama kami di sini,” ungkap salah seorang warga lokal sembari mengusap keringat di dahinya.
Kepedulian dan Kehadiran Nyata di Tengah Warga
Penyaluran air bersih ini dipimpin langsung oleh enam personel Sat Samapta Polres Sukabumi. Tanpa canggung, para petugas berseragam lengkap tersebut ikut merangkul warga, membantu mengangkat jeriken yang berat, serta memastikan setiap rumah mendapatkan bagian secara merata.
Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasubnit Dalmas 2 Sat Samapta menegaskan bahwa aksi sosial ini lahir dari rasa empati mendalam terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat musim kemarau.
”Kami hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya saat mendampingi proses pendistribusian di lokasi.
Aksi kemanusiaan ini tak sekadar menjadi solusi praktis atas krisis air, tetapi juga menjadi jembatan hangat yang semakin mendekatkan jajaran kepolisian dengan masyarakat Sukabumi. Mobil baja yang biasanya identik dengan ketegangan, hari itu bertransformasi menjadi simbol kepedulian dan harapan bagi warga Simpenan.
Polres Sukabumi pun berkomitmen untuk terus memantau wilayah-wilayah rawan kekeringan lainnya dan siap kembali menerjunkan bantuan kemanusiaan demi memastikan tak ada warga yang kesulitan mendapatkan hak dasarnya akan air bersih.
Reporter: Arismanto
