SUKABUMISATU.com, Surade — Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Asa’adah, KH Samsul, mengapresiasi kegiatan Jampang Tandang Makalangan yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius dan mubarokah.
Apresiasi tersebut disampaikan KH Samsul saat menghadiri kegiatan Jampang Tandang Makalangan pada Sabtu (10/10/2026). Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang dengan rangkaian acara yang semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“ Kegiatan Jampang Tandang Makalangan ini sangat aspiratif dan luar biasa. Harapan kami ke depan, salah satunya adalah mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang benar-benar mubarokah, religius, serta tidak ada jarak antara ulama dan umaro, sehingga keduanya bisa saling mengingatkan,” ujarnya.
Menurut KH Samsul, hubungan yang harmonis antara ulama dan pemerintah sangat penting dalam membangun daerah. Sinergi keduanya tidak hanya dibutuhkan untuk mendukung kemajuan pembangunan, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai moral dan spiritual sebagai landasan kehidupan masyarakat.
Ia menilai, komunikasi yang baik antara ulama dan umaro dapat menjadi kekuatan dalam mengawal pembangunan daerah agar tetap sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan aspirasi masyarakat.
Karena itu, KH Samsul berharap Jampang Tandang Makalangan tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Mudah-mudahan tahun depan kegiatan ini bisa berjalan kembali. Kami juga berharap dapat diimbangi dengan kegiatan tasyakuran, pengajian, dan tabligh akbar,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap kebersamaan dan komunikasi antara ulama dan pemerintah semakin kuat. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius, harmonis, dan mubarokah dapat terus diperjuangkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Reporter: Maulana Yusuf
