SUKABUMISATU.com, Sukabumi – Kampung Melon yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi agrowisata unggulan. Tak hanya menjadi daya tarik domestik, kawasan pertanian berbasis edukasi yang berdiri sejak tahun 2017 ini kini mulai dilirik oleh mancanegara.
Pada Senin (3/8/2026), Kampung Melon menerima kunjungan resmi dari rombongan organisasi internasional asal Jepang, Organization for Industrial, Spiritual and Cultural Advancement (OISCA).
Disambut Meriah Seni Tari dan Pencak Silat
Sebanyak 20 peserta dari wilayah Kokoka, Jepang bagian barat, hadir langsung untuk mempelajari konsep pengembangan pertanian berbasis wisata sekaligus mengenal lebih dekat kearifan budaya lokal Sunda.
Kedatangan para tamu dari Negeri Sakura tersebut disambut antusias dengan pertunjukan seni tari tradisional Sunda dan atraksi pencak silat yang dipimpin oleh Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) Korwil Sukabumi Utara.
Selain pementasan seni, penyambutan dan pengenalan potensi daerah ini turut didukung oleh Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP).
Padukan Sektor Pertanian, Edukasi, dan Budaya
Pemilik Kampung Melon, Muhamad Halim, menjelaskan bahwa kunjungan OISCA Jepang ini merupakan bentuk apresiasi internasional terhadap pola pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan agrowisata di Kabupaten Sukabumi.
”Hari ini kami mendapat kunjungan dari OISCA Jepang. Mereka merupakan organisasi internasional yang bergerak di bidang lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Mereka ingin melihat langsung perkembangan pertanian di Kabupaten Sukabumi sekaligus mengenal budaya Sunda,” ujar Halim.
Para delegasi Jepang tampak sangat antusias saat diajak melihat langsung pola budidaya melon yang dipadukan dengan konsep wisata edukasi terpadu.
Harapkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat
Kunjungan studi lapangan ini menjadi bagian dari program kerja sama berskala internasional OISCA dalam bidang pengembangan pertanian dan pemberdayaan masyarakat daerah.
Halim berharap, perhatian dari lembaga internasional ini dapat membuka jalan bagi Kampung Melon Sukajaya untuk semakin berkiprah di panggung dunia.
”Harapan saya, Kampung Melon ini tidak hanya dikunjungi wisatawan dalam negeri, tetapi juga semakin banyak wisatawan luar negeri yang datang sehingga Kampung Melon Sukajaya bisa lebih dikenal di tingkat internasional,” pungkasnya.
Reporter: Chuba Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra
