Indeks

Ekonomi Desa Ngegas! Pemerintah Siap Pasok Komoditas ke Koperasi Desa Merah Putih

Ilustrasi Koperasi Merah Putih

SUKABUMISATU.com – Kabar baik bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sukabumi. Pemerintah memastikan bakal segera mendistribusikan berbagai komoditas pangan untuk mengisi unit-unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

​Langkah ini diambil guna mempercepat operasional koperasi yang digadang-gadang menjadi tulang punggung ekonomi baru di tingkat desa.

​Progres Signifikan di Lapangan

​Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Selasa (31/3/2026), pembangunan fisik KDKMP menunjukkan tren positif.

​Hingga akhir Maret 2026, tercatat sudah ada 3.000 unit koperasi yang selesai dibangun dan siap beroperasi. Secara total, ada puluhan ribu titik yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

​”Dalam waktu dekat, pemerintah akan mulai mendistribusikan komoditas untuk mengisi unit-unit KDKMP tersebut,” tulis keterangan resmi Kemenko Pangan yang diterima redaksi, Kamis (2/4/2026).

​Apa Fungsi Koperasi Desa Merah Putih?

​KDKMP bukan sekadar toko kelontong biasa. Pemerintah merancangnya sebagai ekosistem pangan yang terintegrasi. Berikut adalah fungsi strategisnya:

​Pusat Distribusi: Memperpendek rantai pasok pangan agar harga lebih terjangkau oleh warga desa.

​Offtaker Produksi Petani: Menjadi pembeli hasil panen petani lokal (penyerap hasil tani).

​Penyalur Bansos: Menjadi saluran resmi penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat kategori Desil 1 dan 2.

​Rantai Pasok Gizi: Mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Menko Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa payung hukum program ini sudah dimatangkan. Salah satunya melalui revisi PMK Nomor 49 Tahun 2025 dan penerbitan Permenkop Nomor 1 Tahun 2026.

​”Sebagai salah satu program unggulan Presiden, tujuan akhirnya adalah memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

​Pendampingan Agar Tidak “Mati Suri”

​Belajar dari pengalaman koperasi-koperasi sebelumnya, pemerintah tidak akan melepas begitu saja pengelolaan KDKMP. Nantinya, akan ada skema pendampingan dan pengelolaan awal.

​Tujuannya agar koperasi bisa berjalan stabil dan berkelanjutan sebelum akhirnya diserahkan sepenuhnya untuk dikelola secara mandiri oleh pihak desa atau kelurahan.

​Bagi warga Sukabumi, kehadiran KDKMP ini tentu sangat dinantikan, terutama untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu petani lokal memasarkan hasil buminya tanpa melalui tengkulak yang panjang.

Editor: Demi Pratama Adiputra

Exit mobile version