Maling HP Nyebur ke Sungai, Dua Kapolsek Turun Gunung Lakukan Pencarian di Sungai Cicatih

Maling Hape di Paeungkuda yang nekat loncat ke Sungai Cicatih di pantau petugas gabungan. Rabu, (14/10/2026).

SUKABUMISATU.com, Parungkuda — Drama pelarian maling HP di Sukabumi resmi naik tingkat menjadi urusan lintas instansi dan lintas wilayah hukum. Tak tanggung-tanggung, dua kapolsek sekaligus—Kapolsek Parungkuda AKP Erman dan Kapolsek Nagrak AKP Subit—terpaksa turun tangan langsung ke lapangan demi memantau aksi “atlet renang amatiran” yang memilih nyemplung ke Sungai Cicatih.

Dalam keterangan resminya di lokasi kejadian pada Rabu malam (14/10/2026), AKP Erman membeberkan kronologi lengkap bagaimana pelarian ala ninja kesiangan ini bermula.

Kronologi: Dari Tidur Siang Berujung Olahraga Air Ekstrem

Insiden bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban sedang asyik tidur siang di sebuah masjid di kawasan pom bensin Parungkuda. Niat hati ingin memulihkan tenaga, korban justru jantungan begitu bangun tidur karena ponsel Samsung A52 miliknya raib.

Baca Juga  Longsor Parah di Bojongkokosan, Akses Jalan Nasional Sukabumi-Bogor Tertutup

Berbekal insting detektif dadakan, korban mengejar pelaku yang kabur ke arah Cibadak. Tak disangka, saat dihampiri di depan pom bensin sekitar pukul 14.30 WIB, sang maling malah salah tingkah, mundur perlahan, lalu memutuskan mengambil jalur evakuasi paling out of the box: terjun bebas ke Sungai Cicatih.

“Dia sempat ditanya ‘tahu nggak HP saya?’, pelakunya malah kaget, mundur, nyeberang jalan, terus nyebur ke sungai,” ungkap AKP Erman di hadapan awak media.

Pasang Jaring Pengaman, Pencarian Dilanjut Besok

Karena medan pelariannya melintasi perbatasan dua wilayah hukum (Parungkuda dan Nagrak) serta arus sungai yang cukup menantang, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan petugas P2BK dan tim relawan gabungan.

Baca Juga  Duka di Karangnaya: Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tiga Hari Pencarian

Mengingat kondisi malam yang tidak memungkinkan, operasi pencarian untuk sementara diistirahatkan. Namun, pihak kepolisian memastikan tim relawan sudah memasang jaring pengaman strategis di aliran sungai.

“Sebelum pencarian dihentikan sementara malam ini, tim relawan sudah memasang pembatas atau jaring di sungai tersebut agar sang maling tidak hanyut lebih jauh lagi,” tegas AKP Erman. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan esok hari bersama Tim SAR gabungan.

Pesan Redaksi: Buat para pelaku kriminal di Sukabumi, tolong ingat ya: kalau mau ikut kejuaraan renang indah atau water-tubing ekstrem, daftarlah secara resmi. Jangan pakai jalur pelarian maling HP, karena selain merepotkan dua Kapolsek sekaligus, medannya nggak disediain pelampung VIP!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *